Wakaf Tunai
March 3, 2010 – 6:41 am | No Comment

Selama ini, wakaf adalah salah satu ibadah yang sering dipahami dengan bentuk menyerahkan tanah untuk kepentingan ibadah seperti masjid, mushalla, madrasah dan sebagainya, Namun dengan dicanangkannya gerakan nasional wakaf uang maka kini masyarakat diperkenalkan dengan wakaf berbentuk uang yang lebih fleksibel digunakan untuk kesejahteraan umat sekaligus memudahkan masyarakat yang ingin wakaf karena ada alternatif bentuk [...]

Read the full story »
Dakwah

Ekonomi

Kesehatan

Pendidikan

Pengembangan

Home » today

Risty Tagor Hindari ATM Dibobol dengan Berzakat

Submitted by Hamid on February 3, 2010 – 9:58 amNo Comment

JAKARTA – Risty Tagor memetik hikmah dari maraknya pembobolan dana nasabah via ATM. Menurut artis sinetron ini, nasabah yang kehilangan uang bisa saja terjadi karena kurang berzakat.

“Tetap kita ambil positifnya saja apapun itu. Mungkin karena kita kurang zakat dan mungkin kitanya juga kurang hati-hati,” ujar Risty, di Studio Persari, Jakarta Selatan, Kamis (21/1/2010).

Risty belum pernah mengalami kehilangan uang di ATM. Jika suatu waktu sampai menjadi korban, bintang film Safa dan Marwah ini akan introspeksi diri.

“Jangan sampai aku jadi korban. Kita mesti sabar, tawakal dan harus hati-hati. Tapi kalau kejadian kayak begitu terjadi sama aku, aku akan mengadu sama Allah. Apa salah aku? Apa aku kurang zakat atau aku pernah salah,” tutur dara berambut panjang itu.

Artis kelahiran 12 April 1989 itu memercayakan uang yang disimpannya di bank. Selain itu, Risty juga menanamkan sikap hati-hati.

“Khawatir sih sempat, karena itu juga kan bank besar. Nasabahnya banyak, ATM-nya juga banyak. Tapi aku percaya pasti sudah ada yang urus. Jadi kita serahkan ke banknya saja. Saran aku, jangan percaya sama satu bank saja,” jelasnya.

Sebelum peristiwa pembobolan dana lewat ATM ini terekspos media, Risty sudah lebih dahulu bersikap hati-hati ketika melakukan penarikan uang di ATM.

“Aku dari dulu pasti menutupi PIN. Mau ambil uang banyak atau sedikit, pasti aku tutupin. Entah pakai tangan atau badan,” katanya.

Kasus pembobolan ATM marak menghiasi pemberitaan setelah adanya laporan dari sejumlah nasabah bank di Kuta Bali yang merasa kehilangan dana di rekeningnya secara misterius, meski sama sekali tidak melakukan transaksi.

Rekening nasabah yang bobol berada di sejumlah bank nasional seperti BCA, BNI, Bank Mandiri, dan Permata. Kerugian para nasabah mencapai ratusan juta rupiah. Walau begitu, nasabah sedikit lega karena dananya yang hilang misterius diganti bank. (ang)

Sumber : Okezone

JAKARTA - Risty Tagor memetik hikmah dari maraknya pembobolan dana nasabah via ATM. Menurut artis sinetron ini, nasabah yang kehilangan uang bisa saja terjadi karena kurang berzakat.

“Tetap kita ambil positifnya saja apapun itu. Mungkin karena kita kurang zakat dan mungkin kitanya juga kurang hati-hati,” ujar Risty, di Studio Persari, Jakarta Selatan, Kamis (21/1/2010).

Risty belum pernah mengalami kehilangan uang di ATM. Jika suatu waktu sampai menjadi korban, bintang film Safa dan Marwah ini akan introspeksi diri.

“Jangan sampai aku jadi korban. Kita mesti sabar, tawakal dan harus hati-hati. Tapi kalau kejadian kayak begitu terjadi sama aku, aku akan mengadu sama Allah. Apa salah aku? Apa aku kurang zakat atau aku pernah salah,” tutur dara berambut panjang itu.

Artis kelahiran 12 April 1989 itu memercayakan uang yang disimpannya di bank. Selain itu, Risty juga menanamkan sikap hati-hati.

“Khawatir sih sempat, karena itu juga kan bank besar. Nasabahnya banyak, ATM-nya juga banyak. Tapi aku percaya pasti sudah ada yang urus. Jadi kita serahkan ke banknya saja. Saran aku, jangan percaya sama satu bank saja,” jelasnya.

Sebelum peristiwa pembobolan dana lewat ATM ini terekspos media, Risty sudah lebih dahulu bersikap hati-hati ketika melakukan penarikan uang di ATM.

“Aku dari dulu pasti menutupi PIN. Mau ambil uang banyak atau sedikit, pasti aku tutupin. Entah pakai tangan atau badan,” katanya.

Kasus pembobolan ATM marak menghiasi pemberitaan setelah adanya laporan dari sejumlah nasabah bank di Kuta Bali yang merasa kehilangan dana di rekeningnya secara misterius, meski sama sekali tidak melakukan transaksi.

Rekening nasabah yang bobol berada di sejumlah bank nasional seperti BCA, BNI, Bank Mandiri, dan Permata. Kerugian para nasabah mencapai ratusan juta rupiah. Walau begitu, nasabah sedikit lega karena dananya yang hilang misterius diganti bank. (ang)

Tulisan Terkait

Leave a comment!

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.